Senja [ficlet]

Senja Storyline by ainayanf |

Cast: Son Naeun with Kim Myungsoo |

Genre: fluff, romance |

Length: ficlet  |

Created: May 1st 2013 to May 3rd 2013

BKEddnUCQAE-zeg

Artwork by: Imagine Piggy /Deby Eonni. big thanks for you Eonni! thank’s for the awesome artwork eon^^

—–

Senja ke Sembilan puluh sembilan setelah kematiannya. Son Naeun masih terdiam sambil melihat jalan besar yang mulai ramai dari balik benda bening itu.

“Naeun-ah!” panggil Son Haara dari balik pintu kamar Putri-nya.

nde?” Naeun dengan buru-buru menghapus air mata yang mengalir di pipi putihnya.

Belum sempat Ia benar-benar menghapus air matanya. Son Haara sudah memasuki kamarnya dan melihat Putrinya menangis kembali. Pemandangan yang sudah sering Ia lihat.

“Kau menangis lagi?” Tanya Son Haara yang sudah duduk di samping Naeun.

Naeun hanya membalasnya dengan senyuman kecil.

“satu jam lagi salah satu Kolega akrab Ayah-mu akan datang untuk makan malam disini,” Naeun mengernyitkan dahi-nya bingung. Apa hubungannya denganku?

Seakan mengerti Son Haara kembali menjelaskan “kau ikut makan malam ya? Anak dari Kolega Ayah-mu akan datang,”

Naeun menghela nafas-nya, “baiklah,”

Ia tidak mungkin menolak, Ia sudah terlalu sering menolak permintaan orangtua-nya, karena…karena terlalu larut dalam kesedihan dan masa lalu.

—–

Gaun malam berwarna peach dengan bordiran bunga Anggrek di tepi, sepatu hak rendah dan rambut curly digerai dengan sedikit spray. Penampilan Son Naun benar-benar bak Putri Raja.

“Kim Myungjae!” panggil Son Jaehyo menyambut Kolega-nya itu dengan senyum mengembang.

“ah! Son Jaehyo, bagaimana kabarmu?” Kim Myungjae memeluk sekilas Son Jaehyo.

“Baik, perkenalkan ini Kim Naeun putri tunggal-ku,” kenal Son Jaehyo sambil menunjuk Son Naeun.

Son Naeun berjalan satu langkah tepat disamping Ayah-nya sekarang,  lalu tersenyum tipis.

“Son Naeun imnida,”

Kim Myungjae membalikkan badannya. “Sebentar, Myungsoo-ya!”

Seorang Namja ber-tuxedo menghampiri Kim Myungjae “nde? Waeyo Abeoji?”

“Jaehyo, Naeun, ini Putraku Kim Myungsoo,” kenal Kim Myungjae.

Myungsoo mengulaskan garis lengkung di bibirnya. “Kim Myungsoo imnida,”

“Son Naeun imnida,” Son Naeun dan Kim Myungsoo berjabat tangan sekilas.

Geurae, mari kita lanjutkan obrolan di ruang tengah,” ajak Son Jaehyo sambil mengisyaratkan mereka untuk menuju ruang tengah kediaman Son.

—–

Perasaan ini.. menyerang mereka, mengalir begitu saja setelah beberapa minggu ini mereka sering ke kedai ice cream bersama yang awalnya tidak sengaja, juga setelah mengatahui bahwa hitam adalah warna favorite mereka.

Naeun mulai terbuka pada Myungsoo, Myungsoo juga mengerti keadaan Naeun dan menghibur Naeun. Dengan berbagai cara. Yeah, walupun agak gagal, namun, Naeun sangat menghargai usaha Myungsoo untuk menghiburnya.

Ayahnya juga sangat mendukung ketika Ia meminta izin untuk ke kedai ice cream bersama Myungsoo, juga ketika Myungsoo datang ke rumah-nya dan mengajak Naeun pergi ke Perpustakaan kota.

—–

“Naeun-ah!

nde?”

“kau tau? Saat ini aku sedang menyukai seorang Gadis,”

Mendengar pernyataan Myungsoo tadi membuat hati Naeun seakan tersayat ribuan pisau.

“wah, siapa dia? Pasti dia Gadis yang sangat beruntung bukan? Dicintai oleh seorang Kim Myungsoo haha,” Ia tidak mungkin menunjukkan sakit hati-nya, jadi Ia mencoba tertawa..hambar.

“Dia Gadis cantik, berambut panjang—–“

Tolong jangan dilanjutkan, ringis Naeun pedih, Ia mulai menggigit bibir bawahnya seperti biasa untuk menahan tangisnya.

“—– aku bertemu dengannya pertama kali di acara makan malam, Ayahnya adalah kolega akrab Ayahku,”

Naeun mulai mengernyitkan dahi-nya—–bingung.

“Saat ini Ia sedang menggigit bibir bawahnya, mungkin sedang menahan tangis atau cemburu?”

“maksudmu?” Tanya Naeun bingung. Myungsoo hanya tertawa kecil “kau tidak menyadarinya Nona Son?”

Naeun semakin mengernyitkan dahi-nya.

Atau jangan-jangan?

“Masih kurang jelas ya? Baiklah, Aku..mencintaimu, mengerti?” Myungsoo mengucapkan pernyatannya dengan sungguh-sungguh dan penuh penekanan.

Naun masih terdiam sibuk mencerna semuanya.

“Aku..juga mencintaimu,” jawaban itu mengalir lancar dari bibir Naeun.

Eh? Berarti Ia sudah menerima pernyataan cinta Myungsoo kah? Ah molla.

Mereka berdua saling bertatapan tak percaya, lalu tersenyum satu sama lain. Senyuman yang tulus.

Naeun kini menyadarkan kepalanya ke bahu Myungsoo.

Sedangkan Myungsoo membelai pelan rambut Naeun,

Naeun bertekad dalam hatinya, Ia akan melupakan masa lalu-nya Ia akan kembali menjadi gadis ceria, karena Ia tidak akan menyia-nyiakan orang yang telah membuatnya bangkit dari gelapnya masa lalu dan juga Orang yang membuat 61 senja-nya kembali berwarna, dan juga seterusnya. Kim Myungsoo.

END

Annyeong! ainayanf imnida, bangapseumnida, how about my awkward ficlet? Ouch~ sorry guys, ficlet-nya rada-rada aku kayak kehabisan idea gitu.Mianhae *bow

sdfghjk

Advertisements

5 responses to “Senja [ficlet]

Give y'r naispirit.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s